Gubernur Sempat Pimpin Doa Bagi Mendiang Yopie Latul

0
271

TABAOS.ID (AMBON),- Berpulangnya mendiang Yopie Latul, musisi legendaris asal Maluku membawa duka yang mendalam bagi masyarakat Maluku.

Pelantun hits ‘Poco-Poco’ itu menghembuskan nafas terakhir setelah sempat dirawat karena terpapar covid-19 di rumah sakit Sentra Medika Cibinong, Bogor, Jawa Barat pada Rabu sore (9/9/2020).

Rasa berduka cita tak hanya berdatangan dari musisi di Tanah Air atas meninggalnya Yopie Latul. Rasa duka juga berdatangan dari Gubernur Maluku Murad Ismail.

Sebelum berlangsung kegiatan Pembagian Masker Serentak dalam rangka Operasi Yustisi Penggunaan Masker dan Pilkada Serentak 2020 yang digelar Polda Maluku dan Kampanye Pendisiplinan Protokol Kesehatan, Kamis (10/9/2020) yang dipusatkan di Tribun Lapangan Merdeka, Ambon, Gubernur sempatkan untuk memimpin doa bagi mendiang Yopie Latul.

“Sebelum kita memulai kegiatan ini, mari kita semua tunduk kepala sejenak dan berdoa atas berpulangnya artis kita (Yopie Latul),” ajak Gubernur.

Sebelum dinyatakan positif Covid-19, kata gubernur, almarhum melakukan show outdoor bersama sejumlah artis ibukota Jakarta.

“Dan sekembalinya dari konser pada 29 Agustus 2020, almarhum sakit dan dinyatakan positif covid-19, sehingga langsung dirawat menggunakan ventilator hingga menghembuskan nafas terakhir pada 9 September 2020,” jelas gubernur.

Gubernur pun mengingatkan agar masyarakat tidak menganggap enteng covid-19. Hal tersebut dapat terlihat dari masih terjadinya kenaikan kasus covid-19 akhir-akhir ini.

Kenaikan kasus covid uga terjadi di perkantoran, dimanan banyaknya Aparatur Sipil Negara (ASN) Lingkup Pemerintah Provinsi Maluku yang terpapar. “Jangan kita main-main dengan covid-19. Covid diam-diam mematikan,” papar gubernur

Kenaikan kasus covid-19 yang masih terjadi, kata gubernur, menjadi alarm atau peringatan agar kita semua untuk meningkatkan kesiapsiagaan diri, keluarga dan komunitas dalam menghadapi amcaman pandemi ini.

Baca Juga  Soal Pariwisata Maluku, Anna Minta Pemda Siapkan Perda Tata Ruang

“Kita semua dituntut untuk bisa membentengi diri dengam disiplin protokol kesehatan. Bahkan tanpa kita sadari ini harus menjadi gaya hidup yang wajib kita tetapkan,” imbau gubernur.

Berkaitan dengan kegiatan pembagian masker serentak dan pendisiplinan protokol kesehatan saat ini, gubernur menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan dimaksud.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Maluku, saya mengucapkan terimakasih kepada pimpinan Forkopimda berserta jajarannya Kapolda Maluku dan seluruh jajaran, Pangdam dengan seluruh jajarannya, yang telah menginisiasi kegiatan pembagian masker serentak dan Pendisplinan protokol,” ujarnya.

Dikatakan, pencegahan covid-19 tidak hanya menjadi tugas pemerintah daerah maupun Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 saja, namun hal ini menjadi tugas bersama.

“Mari kita sama-ama menjadi pahlawan untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat dengan mentaati protokol kesehatan, dengan selalu memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, selalu menjaga jarak dan menjauhi kerumunan,” tandas gubernur.

Hadir dalam kegiatan Kapolda Maluku, Irjen. Pol. Baharuddin Djafar, Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Agus Rohman, Kejati Maluku Rorogo Zega, Ketua KPU Provinsi Maluku Syamsul Rifan Kubangun, Perwakilan Bawaslu Maluku, pimpinan partai politik dan pimpinan umat beragama.(T-07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here