KELUARGA NAPI KOTA AMBON TERIMA BANSOS PEMKOT AMBON

0
113

TABAOS.ID,- Sebanyak 931Keluarga Narapidana (Napi) pada 5 Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah kota Ambon menerima Bantuan Sosial (bansos) dari Pemerintan Kota Ambon (Pemkot), Rabu (26/8). Tak hanya bansos, Pemkot Ambon juga memberikan bantuan berupa sarana pembinaan kemandirian untuk meningkatkan minat dan bakat narapidana.

Kelima UPT pemasyarakatan yang mendapat bantuan diantaranya, Lapas Kelas II Ambon sebanyak 391 orang napi, Rutan Kelas II Ambon sebanyak 377 orang, Lapas perempuan kelas III sebanyak 51 orang, Lapas pembinaan khusus anak Kelas II sebanyak 32 orang dan Balai Pemasyarakatan Kelas II Ambon sebanyak 80 orang napi.

Kegiatan yang dipusatkan di Lembaga Pemasyarakayan Kelas IIA Ambon juga dihadiri oleh oleh Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Republik Indonesia (RI), Reyhard Silitonga sedangkan penyerahan bantuan diberikan langsung oleh Walikota ambon, Richard Louhenapessy

Reynhard dalam sambutannya mengapresiasi apa yang dilakukan Walikota Ambon, atas perhatian kepada warga binaan di lembaga pemasyarakatan.

Menurunya ini adalah contoh yang baik, karena warga yang ada di dalam juga merupakan warga kota Ambon

“Kami sampaikan ungkapan terimakasih dan penghargan setinggi-tingginya kepada pemerintah kota Ambon, terkhusus kepada Bapak Walikota yang telah memberikan kepeduliannya kepada warga binaan kami di kota Ambon, khususnya kepada keluarga warga binaan yang kemungkinan besar terdampak Pandemi Covid-19.” Tuturnya

Lebih lanjut ia menyampaikan bahwan Kegiatan hari ini merupakan momentum berharga, bukti sinergitas yang sangat baik Kementerian Hukum dan HAM dengan Pemerintah Kota Ambon. Kepedulian yang diberikan Pemerintah Kotamadya Ambon pada hari ini adalah wujud kepedulian pimpinan daerah kepada warganya, yang pada waktu tertentu harus menjalani pidana dan pembinaan di lapas dan rutan. Warga binaan di Lapas dan Rutan adalah bagian dari warga masyarakat Ambon juga.

Baca Juga  Tujuh Hari Hilang Kontak, Tim SAR Ambon Tutup Pencarian Speedboat Bermuatan 10 Warga Desa Kanara

Sementara itu Walikota Ambon, Richard Louhenapessy mengatakan, bantuan yang diberikan kepada keluarga para napi ini dalam bentuk sembako dan peralatan yang bisa dipakai untuk meningkatkan keterampilan dan bakat di dalam lembaga. “Bantuan ini ada dalam bentuk sembako untuk keluarga, dan peralatan untuk tingkatkan bakat maupun keterampilan mereka (napi),” ujar nya

Walikota mengaku pandemi Covid-19 ini sangat berdampak bukan hanya pada kesehatan saja, melainkan masalah ekonomi. Sehingga pemerintah punya kepedulian membantu para napi tersebut.Kegiatan ini berlangsung aman dan tertib dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19.  (T-07)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here