Lantaran Gaya Jalan, Seorang Pemuda Aru Dibacok Pria 60 Tahun

0
617
Foto : SL (21) Tahun yang merupakan Korban Pembacokan di Desa Kumul, kecamatan Aru Utara timur batuley, Kabupaten Kepulaun Aru.

TABAOS.ID,- Seorang pria parubaya bernama Leonardo Laikaran (60) ditangkap polisi setelah membacok salah satu pemuda “SL” (21) dengan sebilah parang. Hal ini disampaikan oleh Erik Limberds yang merupakan kakak dari korban.

Peristiwa itu terjadi tepatnya pada tanggal 13 Desember 2020 Pukul 20.00 wit malam di Desa Kumul, kecamatan Aru Utara Timur Batuley, Kabupaten Kepulaun Aru.

“Hari itu ade saya sempat ada tunggu om Bobi (paman korban) dari Dobo untuk mau muat barang, saat om bobi datang lalu ade muat barang, sampai barang-barang sudah hampir selesai, sementara barang terakhir pas mau diangkat, saat posisi dia lagi tunduk pelaku langsung potong dari belakang”, cerita Erick kepada Redaksi tabaos.id melalui telpon seluler, Rabu (20/01/21).

Lebih lanjut menurutnya, saat itu sang adik tidak mengetahui keberadaan pelaku yang ingin memotong adiknya SL.

“Saat itu posisi ade saya dalam keadaan tidak tau sama sekali akan dipotong, jadi dia kaget. Ade saat itu pemikiran dong pukul deng kayu waktu keadaan dia (adik) balik untuk melihat pelaku, dia bale potong untuk kedua kalinya posisinya di bahu bagian kanan”, paparnya.

Korban sempat melakukan perlawanan, tetapi karna kondisi korban yang telah terluka membuatnya tidak berdaya menghadapi Leonardo, pria parubaya itu.

“Lalu dia balik potong ke tiga kali, sempat ade saya pegang dia pung tangan tapi karena ade saat itu keadaannya sudah lemah, karena kondisi darah yang sempat keluar terus dari bahunya pelaku kembali memotong kembali di bagian bahu sebelah kiri”, imbuhnya

SL yang saat terpotong itu dengan tenaga tersisa terus melakukan perlawan kepada Leonardo, hingga seorang satpam yang melihat kejadian tersebut melerai korban maupun pelaku.

Baca Juga  Oknum ASN Kementrian Agama Diduga "Tipu" Masyarakat Untuk Jadi ASN Kemenag Maluku

“Terus ade saya langsung banting dia habis situ ade langsung duduk dia perut usaha untuk lepaskan parang di dia punya tangan, jadi pas ade cabut parang dari dia punya tangan (sih Pelaku) tiba-tiba ada satpam muncul, dan lari ambil parang dari adik saya”, urai Erik.

Diketahui saat itu, pelaku  sempat dipukul hingga akhirnya jatuh dan tidak melakukan perlawanan. “Karena dalam kondisi terluka ade terjatuh dan pelaku saat itu melarikan diri,” tutur Erik.

Keluarga yang saat mengetahui SL terpotong hingga terluka parah, bergegas untuk melihat keadaan korban di tempat kejadian dan pergi melarikan korban ke puskesmas untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Keesokan harinya Erik yang merupakan kakak dari sih korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Aru, Polisi yang menerima laporan tersebut dengan sigap langsung mencari Pelaku.

Ironisnya, ketika saat dimintai keterangan oleh polisi ternyata pemicu utama dari leonardo melakukan aksi sadis tersebut kepada korban, hanya karena tidak suka dengan gaya jalan dari pemuda 21 tahun itu

“Inikan tidak masuk orang punya akal.” dengan suara lantang Erik meluapkan amarahnya pada sambungan telpon.

Diketahui, Leonardo yang merupakan pelaku pembacokan kepada SL saat melakukan aksinya dalam keadaan sadar dan tidak terpengaruh minuman keras.

Sampai saat ini menurutnya, pihak polisi terus memanggil keluarga SL agar dapat melengkapi alat bukti tambahan terkait dengan kasus pembacokan yang dialami oleh adiknya.

“Setelah beberpa Minggu, polisi terus melakukan pemanggilan kepada Katong sebagai pihak keluarga buat penambahan terkait baju dari pelaku yang pada saat itu dipakai saat kejadian pembacokan berlangsung”, tandasnya

Ditambahkan Erick, saat ini pelaku pembacokan telah ditahan oleh Polres Aru sambil menunggu proses pemeriksaan saksi di Kejaksaan Negeri Dobo.

Baca Juga  Imbas Pemukulan oleh Ajudan Gubernur Maluku , Pihak Bandara Laporkan Ke Polisi

(T-07)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here