Polisi Diminta Usut Kasus Pemuda Memaki Nenek 78 Tahun di Tanah Tinggi

0
1051
Foto : pelaku makian terhadap nenek berinisial "ES" (78) thn,Kevin de Fretes

TABAOS.ID,- Sungguh tak pantas ulah sekelompok pemuda dikawasan tanah tinggi, jln kakialy, RT 003/RW 004 Ambon, yang memaki-maki seorang nenek berinisial E.S (78) Tahun saat menegur mereka ketika melakukan pesta miras dan ribut dikawasan tersebut.

Kejadian itu tepatnya terjadi pada 02 Januari 2021 Pukul 14.00 WIT (Jam 2 siang), anehnya kasus makian yang dilakukan oleh segerombol pemuda ini terdapat salah satu orang yang merupakan keluarga dari sang nenek.

“Sambil meneguk minuman keras, di antara ke 6 anak pemuda tersebut salah satunya Kevin de Fretes yang punya hubungan keluarga dengan Oma E.S (masih terhitung cucu), saat ke 6 orang anak muda tersebut duduk, oma mendengar mereka ribut kemudian E.S ke sebelah untuk menegur mereka tak hanya sekali namun beberapa kali. Tidak terima teguran Oma kepada mereka, ke 6 pemuda pergi ke rumah Oma  dan memaki Oma secara spontan”, ungkap salah satu Keluarga Nenek yang tidak ingin sebutkan namanya itu, Jumat (8/01/21).

Atas perlakuan Kevin de Fretes dan teman-teman, anak-anak dari Oma E.S tidak menerima dan kemudian melaporkan mereka untuk diproses secara hukum oleh aparat berwajib.

Lebih lanjut, pelaporan yang diberikan kepada Babinkamtibmas Kelurahan rijali dan pos Polsek Sirimau. Namun hingga saat ini tidak ada proses yang berjalan baik dari kedua institusi itu.

Perlu diketahui Kevin de Fretes menghilang setelah makian tersebut,  kemudian dicari oleh Babinkamtibmas, namun tidak ada hasil sampai saat ini.

Hingga kini pihak Keluarga terus mendesak Babinkantibmas untuk memproses masalah ini dengan terus menghubungi via telpon Seluler (WA) namun tidak mendapatkan respon yang berarti.

Pihak keluarga hanya berharap selaku petugas Kepolisian agar dapat menuntaskan kasus tersebut karena sampai saat ini upaya penanganan yang dilakukan oleh Pihak Polsek Sirimau terkesan mandek.

Baca Juga  2021, Pemprov Maluku akan bangun 6 Sekolah di Kecamatan Ambalau

“Selaku Polisi tugasnya adalah untuk mengayomi dan melindungi masyarakat harus lebih memperhatikan kinerja kerja mereka. Keluarga mengambil langkah untuk menyampaikan hal ini lewat media karena tidak ada etiket baik, baik dari pihak keluarga pelaku, maupun Polsek Sirimau”, tutupnya. (T-07)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here