Protes Penerapan PSBB di Ambon, HMI dan GMKI Datangi Kantor Gubernur Maluku

0
214

TABAOS.ID,- Ratusan mahasiswa gabungan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ambon dan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Ambon, dibantu Casis melakukan aksi demo di kantor Gubernur Maluku, Jumat (19/6).

Aksi ratusan mahasiswa dan Casis yang dikoordinir oleh Muhammad Rumakevin dilakukan sejak pukul 10.30 wit di depan pagar Kantor Gubernur Maluku.

Dalam aksi itu pendemo menuntut agar Gubernur Maluku Murad Ismail menemui pendemo dan mendengar keluhan mereka. Aksi ratusan mahasiswa ini diluar pagar kantor Gubernur sekitar kurang lebih 1 jam. Salah satu tuntutan aksi mereka yang menarik salah satunya, menolak penerapan PSBB di Ambon.

Aksi mereka, sekitar pukul 12.30 wit Sekda Maluku yang juga selaku ketua harian gugus tugas percepatan covid-19 menemui di depan pagar dan meminta perwakilan 20 orang masuk namun ditolak. Pendemo bersikeras untuk bertemu Gubernur Maluku.

Setelah dilakukan negosiasi akhirnya seluruh pendemo diizinkan masuk ke halaman depan lobi kantor Gubernur Maluku untuk menyampaikan aspirasinya.

Dengan di kawal ratusan personil Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, pendemo diizinkan masuk dengan memeriksa suhu oleh satpol PP.

Di depan Sekda Maluku Kasrul Selang, Kepala BPBD Hendri Far Far, pendemo menuntut agar pemerintah provinsi Maluku transparan penggunaan anggaran covid dan proses pemulangan para Casis.

“Kasih pulang Katong (kita) Jua. Kita ini harus mengurus surat-surat yang lain lagi,” teriak casis.

Para casis ini mengeluhkan pemulangan agar dilakukan secepatnya sehingga mereka bisa sampai di daerah asal.

Casis mengeluhkan biaya hidup selama belum dipulangkan sangat sulit sehingga butuh perhatian pemerintah daerah Maluku maupun kabupaten asal.

Sekda Maluku Kasrul Selang langsung menanggapi keluhan dan tuntutan para casis tersebut .

Baca Juga  18 ASN Pemkot Ambon PDP, 4 Positif Covid-19

Sekda mengaku saat ini sudah koordinasi dengan pihak kabupaten untuk pemulangan.

“Kita tidak ada menyusakhan kalian. Kita pengen yang terbaik. Kita koordinasi di kabupaten kalau mereka sudah siap kita pulangkan. Nah untuk Aru ini kita lagi komunikasi kalau sudah siap tempat karantina buat kalian kita pulangkan. Kita ingin yang terbaik jangan sampai ketika pulang bawa lagi virus ke kampung ada keluarga di sana. Jadi kasih waktu. Kita semua ingin terbaik. Pengalaman kemarin kita pulang ke Buru dan MBD kan kita rapid ternyata ada yang reaktif dan di swab positif kita tahan dan sudah kita karantina. Ini yang tidak mau. Kita ingin terbaik,” ungkapnya.

Sekda juga menyampaikan segera akan ditindaklanjuti.

Sementara itu, Ketua GMKI cabang Ambon, Almindes Falentino Syauta menyoroti soal transparansi anggaran covid-19.

“Soal anggaran covid ini agar ada transparansi. Maksud dan kerhadiran kami disini adalah yang pertama adalah tekait dengan tuntutan teman-teman Casis dan ini soal  transparansi anggaran. Karena itu kami ingin pa gubernur hadir. Sesuai kesepakatan bersama kami inginkan pa gubernur hadir disini,” ujarnya.

Sama halnya dengan Ahmad Rumadaul pejabat ketum HMI Cabang Ambon, meminta agar Gubernur Maluku yang langsung menyikapi dan menemui mereka.

“Kami ingin pa Gubernur hadir. Ini aspirasi kami. Dan kami minta agar pa gubernur hadir. Namun jika tidak kami pastikan kembali untuk jilid II dan jilid-jilid,” tandasnya.

Mereka menilai banyak kebijakan sangat mendeskreditkan masyarakat bawah.

“Sangat mendiskreditkan masyarakat bawah. Karena itu  pa gubernur harus ke tempat ini. Kita akan kembali,” tandasnya.

Sekitar pukul 13.35 wit, pendemo memilih membubarkan diri dari kantor Gubernur namun mengancam akan kembali lagi dengan komitmen dan tuntutan agar Gubernur menemui mereka.

Baca Juga  Rapid Test Kejati Maluku, 4 Pekerjanya Reaktif

100 Personil Amankan Aksi Demo

Sebanyak 100 personil Polresta Pulau Ambon dan Pp Lease, dikerahkan melakukan pengamanan aksi demo tersebut dipimpin langsung oleh Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol Leo N Simatupang.

“Kita kerahkan 100 personil untuk amankan dan kawal aksi ini,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here