Tak Lagi Mesra Dengan Farah, Dani Ngaku Bujang

0
245

TABAOS.ID, “Saya Bujang” itulah kalimat singkat yang diutarakan Daniel Nirahua dalam ruang sidang utama Pengadilan Tipikor Ambon, menepis pertanyaaan penuntut umum Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku terkait hunungannya dengan Faradiba Yusuf.

Farah begitu sapaan akrab dari Faradiba Yusuf, wanita yang terlibat kasus pembobolan dana nasabah BNI Cabang Utama Ambon. Farah tak sendiri ia ditemani 7 rekannya. Dua diantaranya masih dalam proses penyidikan.

Daniel dihadapkan penuntut umum di persidangan yang dipimpin Pasti Tarigan itu mengaku, tak lagi memiliki hubungan mesra dengan Farah. Hubungan mereka telah kandas sejak 2019, sebelum perkara BNI bergulir di Kepolisian.

“Saya tak lagi berhubungan dengan terdakwa. Saya bujang,” tegas Dani dalam persidangan itu.

Meski tak berhubungan, Dani masih mempercayakan terdakwa. Uang Dani yang disimpan Farah saat masih berhubungan senilai Rp. 375 juta. Saat tak lagi berhubungan, Kata Dani, Farah belum selesai mengembalikan. Masih tersisa Rp. 240 juta.

Menurutnya, meski tidak lagi hubungan alias pacaran, mereka tetap berkomunikasi layak seorang teman biasa.

“Perbedaan keyakinan itulah yang membuat kita tidak lagi berhubungan. Saya kenal Farah tahun 2009, saat saya menjabat sekertaris KNPI. Kami berhubungaan terkahir 2019. Dan saat ini, kami hanya berteman biasa. Komunikasi juga biasa,” kata dia.

Saat berhubungan dengan Farah, Dani sering melakukan perjalanan ke luar negri maupun luar Kota misalkan ke Bali bersama Farah. Meski bersama, Dani juga mengaku, perjalanan itu dilakukan dengan biaya masing-masing.

“Ya, pernah. Hongkong dan Thailand. Kita rombongan. Kalau saya bayar sendiri. Biaya masing-masing. Begitu juga di Bali. Biaya sendiri meski bersama. Kita juga rombongan karena saat itu, ada rekan-rekan yang berangkat itu menang pentas Dancer. Nah, kita berangkat bersama,” sebut dia.

Baca Juga  Tiga Pelaku Pencurian Hewan Kurban Dan Curanmor Terciduk Polisi

Ditanyakan sejumlah aset milik Farah, hanya sebagian kecil yang diketahui Dani. Sisanya itu, diketahui Dani saat ditunjukan penyidik Direktorat Kriminal Khusus Polda Maluku. “Kalau yang lain itu saya tau saat ditunjukan penyidik. Saya diperiksa kalau tidak salah 3 sampai 4 kali,” jelas dia.

Terkait persoalan yang menimpa Farah atau skandal pembobolan BNI yang telah terjadi sejak 2011 silam itu, Dani mengaku tidak tau aktivitas Farah. Dani hanya mengetahui, Farah bekerja di BNI.

“Saya tidak tau. Saat saya masih dengan dia, saya tidak kegiatan yang dilakukan. Kalau saya tau pasti saya akan sampaikan. Saya berdosa, kalau saya mengatakan tidak benar,’ tandas Ketua PERADI Ambon itu.

Sementara Soraya Pellu, dan mengaku mengenal, saat Soraya pernah tinggal di indikos berdekatan dengan terdakwa. “Lebih kenal saat dekat dengan Farah. Itu aja,” tutup dia. (T-06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here