Tiadakan “Open House”, Gubernur Murad Lebih Memilih Kunjungi Para Medis

0
288
Gubernur bersama istri yang juga didampingi, Ketua DPRD Maluku, Sekda Maluku yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Maluku, serta sejumlah pimpinan OPD juga melakukan kunjungan di Sejumlah Rumah Sakit dan lokasi karantina di Kota Ambon, Minggu (24/5/2020). Foto : Usman

Disela-sela perayaan hari raya idul fitri 1 syawal 1441 hiriah gubernur Maluku  Murad Ismail  mengunjungi petugas medis  di sejumlah rumah sakit. kunjungan ini lantaran sebagian petugas medis tak bisa pulang untuk merayakan hari raya idul fitri bersama keluarga mereka.

Gubernur Maluku, menolak untuk melakukan “open house” dan memilih mengunjungi para medis di sejumlah rumah sakit.

Murad didampingi istrinya Widia Murad Pratiwi serta Muspida Maluku mengunjungi rumah sakit  umum dokter haulussi ambon  lokasi dirawatnya para pasien covid-19 .

Kunjungan ini dilakukan usai melaksanakan shalat Ied di rumahnya, Gubernur Maluku, Murad Ismail, didampingi istrinya Widya Murad Pratiwi mengunjungi para dokter dan perawat Covid-19 di tiga rumah sakit.

Hal ini dilakukan orang nomor 1 di Maluku itu, sebagai bentuk penguatan kepada para tenaga medis yang terus berupaya menyelematkan warga yang terdampak Covid-19.

Di rumah sakit Gubernur Murad disambut oleh petugas medis dengan berpakaian protap covid-19. Para petugas medis ini tak bisa pulang dan harus tetap melayani para pasien covid-19 yang sementara dirawat di ruang isolasi.

Dihadapan gubernur sebagian perawat yang sebagian besar beragama muslim ini menangis karena tak bisa pulang untuk merayakan hari raya idul fitri bersama keluarga mereka.

Para medis ini berharap warga membantu tugas mereka dengan tetap tinggal di rumah dan juga menjauhi kerumunan agar pandemi covid 91 bisa berkurang di Maluku

Tak hanya paramedis yang melampiaskan kesedihan dengan air mata mereka, Gubernur Maluku ini  juga sempat menangis saat berhadapan dengan para medis.

“ coba lihat mereka tidak bisa pulang ke rumah untuk merayakan lebaran  bersama keluarganya. Tetap memakai baju  yang sangat gerah dan panas. Jadi saya berharap  warga Maluku dapat mengikuti himbauan  maupun aturan yang telah ditetapkan pemerintah. Bantu mereka agar wabah pandemi covid 19 bisa berakhir,” harap mantan Dankor Brimob Polri ini.

Baca Juga  Kembali Lagi Pasien Covid-19 Meninggal Dunia

Tak hanya di Rumah Sakit. Gubernur bersama istri yang juga didampingi, Ketua DPRD Maluku, Sekda Maluku yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Maluku, serta sejumlah pimpinan OPD juga melakukan kunjungan di lokasi karantina di Kota Ambon, Minggu (24/5).

“Hari Raya Idul Fitri tahun ini di tengah masa pendemi Covid-19, sangatlah berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Selepas shalat Ied tadi di kediaman kami, saya bersama istri, Ketua DPRD Maluku, Sekda Maluku yang juga Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Maluku, serta sejumlah pimpinan OPD, mengunjungi para pahlawan di garda depan penanganan Covid-19,”kata Gubernur Murad Ismail kepada awak media di RSUD Haulussy Ambon.

Ia mengatakan, tak bisa dibayangkan memang, dilema berat yang harus para tenaga medis menghadapi dalam situasi darurat ini. Bekerja 24 jam, serta berpisah dengan keluarga, buah hati, dan orang-orang tercinta. Bahkan, tak sedikit dari para pejuang di garda terdepan ini yang gugur karena terpapar Virus Corona dari para pasien Covid-19.

“Mereka sangat layak diberikan apresiasi dan rasa hormat setinggi-tingginya atas jasa mereka. Karena itu, pada hari kemenangan ini, saya pergunakan sebaik-baiknya waktu dengan datang menengok dan memberikan semangat buat mereka,” ungkap dia.

“Semoga wabah ini segera berakhir, dan kondisi bisa kembali normal, sehingga para tenaga medis ini bisa kembali pulang dan berkumpul dengan keluarga tercinta mereka,” tambah Gubernur. (T-06)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here