Tokoh RMS di Belanda Sampaikan Selamat Idul Fitri Kepada Saudara Muslim

0
401

TABAOS.ID,- Berbagai pihak menyampaikan selamat Idul Fitri, termasuk Pemerintah Republik Maluku Selatan (RMS) dipengasingan. Ucapan yang beredar di media sosial itu disampaikan Pemerintah RMS lewat surat resmi yang ditandatangani Presiden RMS, yang isinya sebagai berikut:

“Assalamu Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh”

Saudara–saudari Muslim Maluku yang kami hormati,

Dengan ini, maka kami sebagai Pemerintah RMS di pengasingan terdiri dari Mr. John Wattilete, Trientje Solisa, Umar Santi dan Ir. Edy Rahantoknam mohon mendekati kaum Muslim Maluku di bumi Maluku, di seluruh bumi Indonesia dan di Belanda.

Di Maluku maupun di Belanda pandemi corona mempengaruhi kehidupan kita. Basudara Muslim Maluku telah akhiri Puasa Ramadhan dan telah sambut Hari Raya Idul Fitri.

Hari Raya Idul Fitri tahun 2020 berbeda dengan tahun2 yang lampau, dikarenakan pandemi virus corona yang mengharuskan kita berjaga jarak dengan orang banyak dan begitupun dengan kaum keluarga, sahabat dan kenalan.

Namun demikian, tali silaturahmi dengan keluarga, sahabat dan kenalan tetap terjaga.

Telah tiba dengan Hari Raya Idul Fitri, saatnya bagi setiap jiwa untuk menyucikan hati. Bagi setiap umat untuk memulai hidup baru.

Bagi kita semua anak-anak turunan Maluku untuk saling memaafkan dan melupakan setiap kesalahan. Mari kita lupakan kesalahan di masa lalu dengan maaf memaafkan dan semoga Allah memberikan kita kebahagiaan dan kemakmuran yang melimpah ke depannya untuk kita semua dan Tanah Maluku yang tercinta.

Meski wajah tak dapat berjumpa, tangan tak bisa saling menjabat, terimalah ucapan dari kami Pemerintah Republik Maluku Selatan dan bangsanya di pengasingan yang selalu cinta Maluku :

“Selamat Hari Raya Idul Fitri dan semoga Allah memberkati kita anak-anak turunan Maluku ”.

Amsterdam, 22 Mei 2020

Pemerintah Republik Maluku Selatan,

Presiden

Mr. J. G. Wattilete

Demikian salinan surat tersebut, yang mendapat respon beragam dari netizen. Media tabaos.id mengutipnya secara keseluruhan. (Red)

Baca Juga  Merasa Diintimidasi, Mahasiswa Papua Secara Bertahap Tinggalkan Kota Ambon

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here