Utamakan Wisuda Unpatti, Utusan Mentri Susi Disuruh Menunggu Gubernur Maluku Selama 1 Jam

0
168
Terlihat Para utusan Menteri Susi menunggu kedatangan Gubernur Maluku selama 1 jam karena Murad harus menghadiri acara wisuda di Universitas Pattimura Ambon terlebih dahulu. Foto : Usman

TABAOS.ID,- Pernyataan Gubernur Murad Ismail dengan menyatakan “Perang” terhadap mentri perikanan Susi Pudjiastuti ditanggapi serius oleh pihak Kementrian Kelautan dan Perikanan khususnya Mentri Susi Pudjiastuti dengan mengirimkan para utusannya ke Maluku.

Sejumlah pejabat Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diutus Menteri Susi Pudjiastuti tiba di kantor Gubernur Maluku, Kamis (5/9/2019). Para utusan Menteri Susi ini diketuai oleh Sekjen Kementerian Kelautan dan Perikanan Nilanto Perabowo.

Mereka yang diutus Susi untuk menemui Gubernur Murad Ismail ialah Dirjen Tangkap M Zulficar, Dirjen Pengawasan Sumber Daya Keluatan (PSDKP) Agus Suherman, staf ahli Menteri Kelautan dan Perikanan Yunus Husein, serta salah seorang putra asal Maluku  Dirjen Pelabuhan Perikanan Dirjen Perikanan Tangkap KKP Frist Lesnussa.

 
Dari pantauan tabaos.id  di kantor Gubernur Maluku, para utusan Menteri Susi ini telah tiba di kantor Gubernur Maluku sejak pukul 09.45 WIT. Para pejabat teras KKP ini langsung diterima dan dipersilakan masuk ke ruang kerja Kantor Gubernur Maluku. Sesuai rencana pertemuan bersama Gubernur Murad Ismail dilakukan pada pukul 10.00 WIT.

Namun, utusan Menteri Susi itu harus menunggu sekitar 1 jam karena Murad harus menghadiri acara wisuda di Universitas Pattimura Ambon terlebih dahulu.

“Bapak masih hadiri acara wisuda Universitas Pattimura di Poka,” kata staf Humas Pemprov Maluku kepada wartawan. Setelah sekitar 1 jam, Murad akhirnya tiba di kantornya. Mengenakan setelan jas berwarna hitam, Murad bergegas menuju ruang kerja untuk menemui utusan Menteri Susi.

“Baru dari wisuda Upatti,” kata Murad, kepada wartawan, sambil berlalu memasuki ruang kerjanya.

Pantauan di lapangan, pada pertemuan yang berlangsung secara tertutup itu, Gubernur Murad Ismail ikut didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Romelus Far Far.

Baca Juga  Menjadikan Maluku Daerah Adaptif Gempa

Wartawan yang telah lama menunggu pun tidak diizinkan untuk mengambil gambar. “Mohon maaf bisa di luar dulu,” kata salah seorang petugas pamong praja yang berjaga di depan ruang kerja gubernur.


Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti mengirim utusan untuk menemui Gubernur Maluku Murad Ismail terkait protes yang dilayangkan mantan komandan Korps Brimob Polri itu kepada Menteri Susi. Sebelumnya, Murad Ismail menyatakan perang ke Menteri Susi Pudjiastuti.

Pernyataan perang ke Menteri Susi itu disampaikan Murad saat menyampaikan sambutannya dalam acara pengambilan sumpah dan pelantikan Penjabat Sekda Maluku di kantor Gubernur Maluku, Ambon, Senin (2/9/2019). “Ini supaya kalian semua tahu. Kita perang,” ujar Murad. (T05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here