Gara-gara Konsumsi Penambah Stamina, Seorang Kakek Tewas Di Hotel Collin Beach Latuhalat, Ambon

0
486
LM (65), Tewas di salah satu kamar hotel Collin Beach, Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, rabu (20/3/2019) sekira pukul 13.00 wit. Korban diduga Tewas setelah konsumsi minuman penambah stamina.

TABAOS.ID,- Gara-gara mengkomsumsi obat penambah stamina (obat kuat), seorang kakek di Ambon, Maluku tewas terkapar di kamar mandi sebuah hotel setelah meminum larutan tersebut.

Kakek tersebut ditemukan tak bernyawa di hotel Collin Beach, Desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, rabu (20/3/2019) sekira pukul 13.00 wit.

Kasubag Humas Polres Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy membenarkan peristiwa tersebut. Dalam rilisnya Kaisupy mengatakan korban merupakan salah satu tamu hotel Collin Beach, Latuhalat

“Pria tua tersebut diketahui bernama La Muhamad (65), warga Kelurahan Honipopu, Kecamatan Sirimau. LM merupakan salah satu pengunjung dari Hotel Collin Beach,”Kata Kaisupy

Dari keterangan saksi, menurut Kaisupy, korban ditemukan sudah tak bernyawa di kamar nomor 7, usai melakukan hubungan intim dengan kekasih gelapnya LP (50).

“Saksi Linda Patti Alias Lin (50) yang merupakan kekasih gelapnya korban, bekerja pada salah satu instansi di Pemda Maluku,” Ungkap Kaisupy

Melalui rilisnya mantan Kapolsek Teluk Ambon ini menjelaskan, kejadian berawal dari LP memesan mobil menuju ke Hotel di daerah Latuhalat.

“Bersama LP dan seorang supir bernama Yantje Seilatu dari arah kota Ambon menggunakan Mobil Avanza dengan Nomor Polisi D 1609 ABU menuju ke latuhalat, tepatnya di Collin Beach Hotel,”Jelas Dia

Setibanya di Hotel, Korban bersama kekasihnya tersebut langsung memesan kamar hotel.

Dari keterangan saksi, sekitar pukul 12.00 wit saksi dan korban tiba di Colien Beach Hotel, kemudian korban memesan sebuah kamar hotel, selanjutnya LP dan korban masuk ke kamar no. 7,”Ujar Kaisupy melalui keterangan saksi LP.

Lanjut Kaisupy, sebelum berhubungan, korban sempat mengkonsumsi minuman penambah stamina (obat kuat).

“Saat berada di dalam kamar, LP kemudian makan, sedangkan korban mengkonsumsi minuman New Hormoviton Pasak Bumi untuk menambah stamina.  Setelah LP selesai makan, keduanya langsung berhubungan badan layaknya suami istri,” Ungkap Dia.

Baca Juga  Diduga Terlibat Prostitusi Anak, Seorang Oknum TNI di Ambon Diburu Detasemen Pom XVI Pattimura

Setelah selesai melakukan hubungan badan langsung membersihakan diri di kamar mandi.

“Usai berhubungan badan, LP langsung masuk ke dalam kamar mandi untuk mencuci tangan. Namun dari keterangan pacar korban ini, dirinya sempat melihat korban mengkomsumsi minuman stamina tersebut lagi,” Ujar Kaisupy

Dari situlah, korban akhirnya tergeletak di dalam lantai kamar mandi kamar hotel.

“di dalam kamar mandi, LP sempat melihat korban kembali meminum minuman penambah satamina tersebut, setelah itu LP mendengar suara benda ( botol minuman ) yang jatuh, dirinya  pun langsung keluar dari dalam kamar mandi dan melihat korban sudah tergeletak di lantai,” Terang Kaisupy

Karena panik, LP langsung memanggil sang supir (Yance Seilatu) untuk menolong korban yang sudah terkapar di atas lantai kamar mandi.

Setelah itu, Kekasih korban keluar kamar dan memanggil Yance yang merupakan supir  untuk melihat kejadian tersebut. Setibanya di dalam kamar, mereka berusaha untuk membangunkan korban dengan cara menggosok kaki dan telapak tangan korban. Setelah memeriksa denyut nadi korban, Yance mengatakan bahwa korban ini sudah meninggal.” Jelas Kaisupy

Atas kejadian itu, LP langsung menghubungi pihak Dokkes Polda Maluku untuk memberitahukan kejadian tersebut. Atas laporan tesebut, pihak dokes langsung meneruskan ke Polsek Nusaniwe

Menindaklanjuti laporan tersebut, anggota Polsek Nusaniwe dan Team Indentifikasi Polres Ambon yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Nusaniwe Iptu Pieter Matehelmual tiba di lokasi dan langsung melakukan olah TKP.

Terkait dengan peristiwa tersebut, menurut keterangan anak korban, Risna Mamin, bahwa pada saat pemeriksaan kesehatan untuk calon Jamaah Haji, korban didiagnosa mengalami sakit jantung.

Diduga korban meninggal akibat serangan jantung karena menkonsumsi minuman penambah stamina itu.

Menurut Kaisupy, Pihak keluarga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap diri korban dan telah diarahkan untuk membuat berita acara penolakan otopsi. Mereka hanya bersedia untuk dilakukan Tindakan medis berupa Visum Fisik luar terhadap diri korban.

Baca Juga  Sempat Hilang Kontak, Regu Penyelamat Basarnas Ambon Akhirnya Menemukan Kapal KM. Cahaya Bahari

“Dari hasil olah TKP tidak di temukan tanda tanda kekerasan pada tubuh korban,” pungkas Kaisupy.a (T05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here