Melakukan Persekusi dan Intimidasi Kombes Pol Kurniadi Resmi Dilaporkan ke Propam Mabes Polri

0
993

TABOAS.ID,- Akibat tak terima diperlakukan dengan kasar, dan intimidatif salah satu warga perumahan Kota Wisata Cluster Den Haag Gunung Putri Bogor Resmi melaporkan Kombes Pol Kurniadi ke Mabes Polri (19/08).

Dikutip dari mediaharapan.com, Kurniadi yang berdinas di Kasubdit III Dit Tipidsiber Bareskrim Polri itu sebenarnya merupakan tetangga Lira, sang pelapor, namun dalam beberapa hari terakhir ini Lira dan keluarga merasa tak nyaman oleh sikap arogan dari tetangganya itu.

Dalam laporan yang ditujukan kepada Kadiv Propam Polri itu, Lira mengadu telah terjadi perbuatan persekusi, kesewenang- wenangan dan ancaman berupa akan melakukan pemukulan terhadap dirinya. Upaya pemukulan itu sendiri bisa ditangkis, namun hal itu menyebabkan dirinya shock dan trauma.

Kurniadi juga dilaporkan telah melakukan intimidasi dengan menyuruh Satpam di komplek perumahan itu untuk tanda-tangan mengakui keberadaan ular yang ditemukan di salah satu rumah kosong berasal dari dalam rumah pengadu (Lira.red).

Lira yang datang ke Mabes Polri didampingi ibunya itu kepada media yang menjumpainya usai melapor mengatakan kalau laporannya sudah diterima. Dirinya berharap pihak propam dapat mengambil langkah tegas agar tak ada aparat polisi yang bertindak semena-mena pada warga.

“Laporan pidana sudah pula saya laporkan, sementara laporan ke propam ini agar pihak internal kepolisian tau bahwa ada perwira polisi aktif yang telah bersikap arogan dan jauh dari tugas polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat”, ujar Lira.

Mahasiswi pasca sarjana salah satu kampus di Jakarta itu menegaskan bahwa dirinya hanya mencari keadilan, apalagi dia perempuan, tinggal dengan ibunya yang juga perempuan, sementara ayahnya dalam keadaan sakit.

“Kok tega ada anggota polisi yang bersikap begitu (persekusi dan intimidatif.red) pada dia dan keluarga saya”, keluhnya.

Ia tak habis pikir ada yang tega seperti itu, apalagi di tengah pandemi seperti saat ini. “Bapak saya yang sedang sakit tentu kasihan, ibu juga jadi kepikiran dan susah tidur. Kami sekeluarga terganggu secara fisik dan psikologi, apalagi kan masih masa pandemi. Ini tentu tak bisa dibiarkan”, urai Lira.

Dirinya mengaku sedang berkonsultasi dengan pengacaranya agar kasus ini dilaporkan juga ke Komnas Perempuan dan Anak. Karena ini terkait dengan aparat Negara, dan yang dilakukan adalah kepada perempuan yang lemah.

“Saya sudah berkonsultasi dengan pengacara, agar laporkan dia (Kombes Pol Kurniadi.red) ke Komnas Perempuan dan Anak,” pungkas Lira.

(mediaharapan.com/T-017)

Baca Juga  Modus Penyelundupan Bahan Kimia Merkuri Digagalkan Polisi, 2 Orang Ditahan, 3 Buron