Protes Gaji Tak Dibayar Perusahan Ralahalu, Demo Eks Buruh Ricuh

0
190
Demo Buruh di depan gerbang kantor Gubernur Maluku berakhir ricuh. sejumlah polisi mencoba mengamankan para pendemo yang anarkis. kamis (4/7/2019) foto : usman

TABAOS.ID,- Aksi Demo Ratusan Buruh Di kota Ambon Berakhir ricuh di depan gerbang kantor Gubernur Maluku, kamis  (4/7/2019 ) siang.

Sejumlah demonstran ditangkap dan diamankan aparat kepolisian karena dianggap anarkis karena merusak pagar kantor gubernur Maluku.

Kericuhan  dari ratusan pendemo ini berawal saat para pendemo tidak diizinkan masuk ke dalam kantor Gubernur Maluku.

Aksi dari para pendemo ini mulai memanas ketika hasil negosiasi mereka dengan petugas Satpol PP tidak ditanggapi dengan serius. Mereka pun anarkis dan berusaha masuk dengan merusak terali pintu gerbang gubernur Maluku.

Saling dorong antara para pendemo dengan petugas Satpol PP kantor Gubernur Maluku dibantu aparat kepolisian membuat pintu pagar utama rusak dan roboh. Para pendemo pun berusaha menerobos masuk namun dihalau aparat kepolisian.

Kericuhan pun pecah, saat seorang orator aksi demo tak mau menghentikan aksi orasinya. Aparat yang menghalau aksinya dicegat oleh para demo lainnya. akibatnya sejumlah pendemo ini  kemudian diamankan aparat keamanan  dan digiring ke Polsek Sirimau karena dinilai sebagai provokator.

Meski beberapa para demonstrans telah diamaankan oleh aparat kepolisian, namun aksi para buruh ini tetap berlanjut di depan gerbang kantor gubernur Maluku.

Aksi demo buruh ini menuntut keadilan kepada Pemerintah Daerah Maluku, untuk memanggil pemilik perusahan PT. Wahana Lestari Investama  (WLI) milik Mantan Gubernur Maluku Karel Ralahalu karena tidak memenuhi kewajiban mereka dengan membayar hak para buruh.

Para pendemo ini merupakan eks pekerja yang tak  diberikan haknya setelah  perusahan melakukan PHK.

“Karena setelah  di PHK  ini hak-hak kami setelah di PHK tidak dibayarkan, Sementara kita semua diberhentikan secara sepihak sejak 2 November 2017, oleh karena itu kami menuntut hak kami,”teriak salah satu orator aksi.

Baca Juga  Operasi Penyelamatan Dramatis, 14 Penumpang Akhirnya Diselamatkan Regu Penyelemat SAR Ambon

Para pendemo ini sendiri meminta Gubernur maupun dinas terkait agar segera memanggil mantan Gubernur Maluku, Karel Ralahalu untuk mempertanggungjawabkan hak-hak para buruh yang belum menerima haknya.

Para demonstran ini juga mengancam akan melakukan aksi dengan massa yang lebih banyak jika tuntutan meraka tidak dihiraukan.

Usai melakukan demo di kantor Gubernur Maluku, para pendemo ini juga melakukan aksi demo yang sama di kantor DPRD Provinsi Maluku. (T05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here