Talkshow IndoEast Network: Muda Berdaya-Berkarya

0
1029

Oleh: Elvhiliana Watopa Rutumalessy

Jika tak ada aral melintang dari Tanggal 12 hingga 16 February 2020, IndoEast Network akan mengadakan sejumlah acara di Ambon, Maluku. Salah satu yang kami kira penting untuk dihadiri oleh milenial Kota Ambon adalah Talkshow bertajuk: “Muda Berdaya-Muda Berkarya”.

Tema di atas dipilih dalam talkshow yang akan berlangsung pada Tanggal 13 February di Amahusu Beach. Landasan kegiatan jelas: Anak muda adalah potensi, tulang punggung, aset dan penggerak perubahan, jika berdaya dan memberdayakan. Pemuda yang berdaya akan mampu berkarya, dan itulah yang dinamakan kontribusi.

Kegiatan yang akan mengetengahkan isu kaum muda, bagimana mereka memposisikan diri dalam menyikapi realitas sosial dan menjawab tantangan masa depan ini, adalah kerjasama Pemerintah Kota Ambon yang tengah fokus menjadikan Ambon sebagai City of Music, Smart City dan mempromosikan #VisitAmbon2020 dengan IndoEast Network, platform digital untuk sinergi dan kolaborasi potensi sumber daya kawasan timur Indonesia.

Menghadirkan Walikota Ambon, Richard Louhenapessy, yang kita tahu adalah politisi kawakan dari Maluku Raya. Kehadiran tokoh yang satu ini untuk berbagi pengalaman dengan milenial Kota Ambon, karena sejak muda ia telah aktif di berbagai organisasi kemahasiswaan baik itu intra kampus yakni di senat mahasiswa, maupun ekstra kampus di Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI).

Richard yang kemudian mengawali karier profesional sebagai advokat atau penasehat hukum. Menjadi politisi yang matang setelah terpilih sebagai Anggota DPRD Provinsi Maluku, kemudian menjabat Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Provinsi Maluku, hingga menjadi Ketua DPRD Provinsi Maluku. Ia lantas dipercaya masyarakat sebagai Walikota Ambon dua periode, dari tahun 2011 hingga 2021 nanti.

Narasumber lainnya adalah dua sahabat muda dari Papua Raya dan Maluku Raya yang sebelumnya adalah finalis dalam salah satu ajang kompetisi pencarian pemimpin masa depan. Gracia Billy Yosaphat Mambrasar atau yang lebih akrab dengan sebutan Billy adalah pemuda asal Papua Raya yang meraih beasiswa di Universitas Oxford dan kemudian diangkat menjadi Staf Khusus Presiden Joko Widodo.

Baca Juga  Cerita dari Rekor Merajut 'Merah Putih' Terpanjang di Atas Jembatan Merah Putih, Ambon-Maluku

Billy lahir di Serui, Kepulauan Yapen, Papua dari keluarga penjual kue. Billy mendapatkan beasiswa menempuh pendidikan SMA di Jayapura dari Pemerintah Provinsi Papua. Ia kemudian diterima di Fakultas Teknik Pertambangan dan Perminyakan ITB. Salah satu finalis ajang pencarian pemimpin masa depan “The Next Leaders’ (Metro TV 2009) ini pernah diundang untuk magang oleh Pemerintah Amerika Serikat dan berbicara di depan State Department AS.

Sementara Ikhsan Tualeka, sebelumnya dikenal sebagai aktivis Hak Asasi Manusia (HAM) dan demokrasi di daerah kelahirannya Maluku Raya. Sama seperti Billy, Finalis ‘The Next Leaders’ (Metro TV 2009) dan mendapat beasiswa di Paramadina Graduate School ini kemudian aktif di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kadin Indonesia.

Ikhsan juga mendirikan gerakan Aku Mengajar, Beta Kreatif, Maluku Crisis Center dan Empower Youth Indonesia. Penulis buku Catatan Putra Timur ini, kini aktif menulis dan mengisi berbagai acara diskusi, seminar dan talkshow. Alumni International Visitor Leadership Program (IVLP) di Amerika Serikat ini mendirikan IndoEast Netwok sebagai platform digital untuk koneksi dan kolaborasi potensi sumber daya, dalam membangun kawasan timur Indonesia.

Dipandu oleh presenter kondang Kompas TV asal Nusa Tenggara Raya, Yasir Nene Ama, serta sastrawan muda berbakat, Eko Saputra Poceratu yang turut tampil membacakan karya-nya diiringi oleh gitaris muda Sondorsono, juga Master of Ceremonies dari kalangan milenial Ethly Jo dan Monica Ariesta Saipalla, mempertegas atmosfir saatnya anak-anak muda mengambil peran strategis, mengeksplorasi bakat dan kemampuan sehingga tampil menjadi pelopor perubahan di masing-masing bidang yang lagi ditekuni.

Pilihan lokasi diskusi di ruang terbuka dan juga tempat wisata baru di Kota Ambon, Amahusu Beach, adalah upaya agar ruang publik bisa diboboti dengan kegiatan kaum muda yang kreatif dan inspiratif, sekaligus mempromosikan destinasi wisata hasil inovasi Pemerintah Kota Ambon. Ayo bergabung dalam kegiatan yang diadakan tanggal 13 Februari 2020, pukul 17.00 WIT dengan menghubungi nomor whatsapp: +628129641100 atau kunjungi website: www.indoeastnetwork.org

Baca Juga  Menyoal Keharmonisan Murad - Orno

Penulis adalah co-Founder dan Courtier IndoEast Network

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here