Jasad Pria Paruh Baya Ditemukan Membusuk dalam Kamar di Kudamati

0
611
Penemuan mayat pria bernama Fredek Nussy (57), di kamar rumahnya di RT.01/ RW.05 Kelurahan Kudamati, Kec. Nusaniwe, Kota Ambon, Rabu (13/3/2019) siang.

TABAOS.ID,-Warga Kelurahan Kudamati, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon dihebohkan dengan penemuan jazad pria paruh bayah yang tergeletak di kamarnya.

Seorang pria yang hidup sendirian di Kawasan Kudamati ini, ditemukan meninggal dunia di dalam kamarnya. Penemuan mayat pria bernama Fredek Nussy (57) berawal dari kecurigaan tetangganya yang mencium bau tak sedap.

“Saat itu saksi memasak di rumahnya, dan mencium bau tak sedap, yang dalam dugaan berasal dari rumah korban. Karena curiga, saksi mendekat ke arah pintu rumah itu dan baunya semakin menyengat,” kata Kasubag Humas Polres Ambon, Ipda Julkisno Kaisupy saat dihubungi tabaos.id, Rabu (13/3/2019).

Saksi bernama Helena Soukota, (46) itu mencium bau tak sedap saat dirinya memasak di rumah, dan mencium bau menyengat sekitar pukul 13.45 WIT siang tadi.

Saksi kemudian menghubungi Ketua RT 01, Serta memanggil tetangga untuk membantunya membuka pintu rumah korban yang beralamat di RT 01/ RW 05 Kelurahan Kudamati, Kec. Nusaniwe.

“Pada saat pintu terbuka, mereka mencium bau menyengat, namun mereka memaksa masuk dan membuka kain pintu kamar, dan melihat korban telah meninggal dengan posisi terlentang berbadan telanjang memakai celana dalam yang dalam kondisi membusuk.,” ujar Kaisupy.

Mendapati hal tersebut, saksi bersama warga sekitar lantas menuju SPKT Polres Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut. Polisi dibantu Tim Medis Dokes Polda Maluku kemudian menuju TKP.

“menerima laporan tersebut, tim identifikasi Polres Ambon bersama Kasat Binmas AKP. W. Minanlarat dibantu personil Polsek Nusaniwe bersama tim Bid Dokes Polda Maluku , tiba di TKP untuk membantu mengidentifikasi serta mengevakuasi korban menuju RS. Bhayangkara Tantui.

“Dari keterangan saksi mata, korban diperkirakan sudah meninggal lebih dari 1 hari, karena tubuhnya sudah lebam-lebam dan membusuk,” ujarnya.

Baca Juga  SPPD Fiktif DPRD Ambon Terhenti

Selain itu, dari keterangan saksi, ternyata korban (Fredek) selama ini hidup sendiri dan suka mengkonsumsi alkhohol.

“Jadi dugaannya korban meninggal karena kelebihan meminum alkohol berjenis sopi, kami tidak menemukan barang yang mencurigakan di dalam kamar korban,” imbuhnya.

Korban sendiri menurut saksi, tinggal sendirian alias sebatang kara, karena keluarga korban lainnya telah meninggal dunia juga.

“Karena korban tinggal sendirian, keluarga yang lainnya telah meninggal, hanya adiknya ibu Lainora Likumahuwa yang telah menikah dan saat ini berada di Desa Ouw Kecamatan Saparua,” Ungkap Kaisupy sesuai keterangan saksi mata.

Hingga kini, tim medis Dokes Polda Maluku masih melakukan visum jenazah korban. Belum diketahui penyebab kematian korban.

“Pihak  warga  saat ini , sementara menyiapkan peti jenasah, selanjutnya dibawa ke RS Bayangkara Polda Maluku di Tantui, dan  rencananya akan dilakukan pemakaman sambil menunggu kehadiran keluarga korban dari  Negeri Ouw Kecamatan Saparua” Tandas Dia.(T05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here