Diduga Gangguan Jiwa, Pemuda di Namlea Pulau Buru Bacok 7 Warga Hingga Kritis

0
344
Pelaku Pembacokan Warga Armin Ternate, saat ditangkap Aparat Polres Buru, usai membacok 7 Warga Jikumerasa, Selasa (27/02/2019)

TABAOS.ID,-Lagi-lagi kasus kekerasan yang berujung pembacokan kembali terjadi, di  Desa Jikumerasa, Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru, Selasa (27/02/2019) 

Tujuh orang yang merupakan satu keluarga  menjadi korban amukan Armin Ternate (35) tahun dengan parang. Diduga, pelaku (Armin) mengalami gangguan jiwa dan stres .

Tujuh korban itu, Safian (P) 37 Tahun ibu rumah tangga (IRT), Ida Ratnasari ( P ) 25 Tahun, Rasun ( P) 59 tahun, Ilham Aunaka ( L) 23 tahun, Puasa Aunaka ( L) 61 tahun, Nurdin Buton ( L) 59 Tahun, dan La Bima Kondoa ( L) 63 tahun. Ketujuh korban ini berdomisili di Desa  Jikumerasa, Kecamatan setempat.

Informasi yang diperoleh tabaos.id dari seorang korban, Safian (37) yang menyebutkan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 05.30 wit. Menurut korban, Pelaku, Armin Ternate yang pada saat itu berada dirumah pamannya, Rusman Ternate sementara ribut. Keributanya, tak terkendali dan jadi tontonan warga setempat.

Safian (P) 37 Tahun, salah satu korban yang dibacok oleh pelaku yang masih menjalani perawatan intensif di RSU Namlea, Kabupaten Buru

Pamannya, mencoba untuk menemukan pelaku. Namun, pelaku terlepas dari tangan pamannya.  Kemudian pelaku keluar dan menuju rumah Aidin Nurlatu, tepatnya di depan Pos Caleg Golkar.

“Pelaku kemudian masuk kedalam kamar dan mengambil sebilah alat tajam yakni parang dibawah tempat tidur. Selanjutnya, mengancam termasuk sepupunya, Nurul Nurlatu yang pada saat itu sedang berada di dalam kamar,”Ungkap Safian saat terbaring di Rumah Sakit  

Pelaku kemudian keluar dan menyabet parang dan membacok  Safian yang sedang berada di dalam Pos Caleg Golkar. Tak hanya Safian saja, pelaku juga melampiaskan kemarahannya dengan melakukan pembantaian secara membabi buta terhadap para korban lainnya yang, saat itu sedang berada di jalan raya.

Baca Juga  Lagi, Polres Ambon Musnahkan 1.225 Liter Sopi. Kapolres : Sopi Pemicu Kriminal di Ambon

“Pelaku diduga sedang gangguan jiwa ketika melakukan aksinya tersebut,” duga Kasubbag Humas Polres Buru, Ipda Dede Syamsi Rifai kepada tabaos.id via selulernya, siang tadi.

Dikatakan, pelaku sementara sudah diamankan oleh pihak Kepolisian dan sedang dirawat di Puskesmas Namlea, dikarenakan pelaku mendapat pengeroyokan oleh warga disekitar TKP. Selain itu, Para korban juga sementara dirawat di RSUD Lala.

“Untuk Korban pembacokan baru satu orang yang di perbolehkan untuk kembali ke rumah oleh pihak Rumah sakit  atas nama, La Bima Kondoa. Kondisi di TKP saat ini sudah kondusif,” akui dia.

Sementara itu, dari keterangan pihak rumah sakit, empat orang mengalami luka ringan dan tiga orang mengalami kritis akibat luka di leher dan patah tulang tangan. Empat korban luka ringan saat ini dirawat di unit gawat darurat, sementara tiga korban kritis sedang menjalani operasi di RSU Namlea

Aksi pembacokan yang dilakukan pelaku menurut warga setempat diduga pelaku mengalami gangguan jiwa. (T05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here