Peringati 24 Tahun Konflik Maluku: Beta Sport Kembali Adakan Football for Peace 2023

0
2230

TABAOS.ID,- Beta Sport sebagai platform sinergi dan kolaborasi dalam memajukan olahraga kembali kembali mengadakan Football for Peace pada 19 Januari 2023.

Kegiatan dipusatkan di Lapangan Matawaru Negeri Tulehu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku.

Football for Peace sebelumnya sukses dilaksanakan di Jakarta International Stadium (JIS) pada 19 Januari 2022 lalu. Pelaksanaan saat itu selain menyuguhkan pertandingan antara Maluku FC dan Batavia FC, juga menampilkan tim publik figur asal Maluku Vs tokoh dan pejabat dari Jakarta.

Sementara dalam sesion ke-2 ini, selian menampilkan pertandingan tim senior, juga tim usia dini dan tim di usia di atas 40 tahun. Adapun tema kegiatan kali ini adalah “Meretas Hidup Damai Lewat Sepakbola Dalam Peringatan 24 Tahun Konflik Maluku”.

Direktur Beta Sport Ikhsan Tualeka dalam kata sambutan pembukaan kegiatan berharap Football for Peace 2023 ini dapat mempertegas semangat dan turut memastikan kalau Maluku tidak saja sekadar telah move on, tapi sudah ‘come on’, bergerak maju, dengan sepakbola sebagai salah satu instrumennya.

Football for Peace yang tahun 2022 lalu sukses diadakan di JIS seterusnya dapat dijadikan kegiatan tahunan, sehingga bangsa ini dapat terus belajar dari apa yang pernah terjadi di Maluku 24 tahun silam, dan bagaimana orang Maluku bisa membangun resolusi konflik dan berdamai.

Berbagai peristiwa kelam di masa lalu kerap kali diperingati bukan untuk diingat atau membuka luka lama, tapi sebagai bahan pembelajaran, bahwa konflik tidak membawa keuntungan bagi siapa pun. Hal yang penting agar bangsa ini tak lagi jatuh pada lubang yang sama.

Sementara Wakil Ketua DPRD Provinsi Maluku, Abdullah Asis Sangkala menyampaikan bahwa, 24 tahun yang lalu pernah terjadi peristiwa yang kelam, namun hari ini dan seterusnya kita telah dan terus bangkit. Hari ini kita bersuka ria dengan mengadakan pertandingan sepakbola sembari terus meretas pesan damai.

Baca Juga  Lintui Kobi: Wakil Maluku Tengah, Lolos di 8 Besar Turnamen ILAMAC 2021

Menurutnya, kondisi Maluku yang makin baik dari waktu ke waktu harus diisi oleh generasi muda dengan prestasi. “Hari ini adik-adik bermain di lapangan Matawaru, kedepan harus bisa di Gelora Bung Karno Jakarta atau bahkan di Old Trafford Inggris”, pesan Sangkala penuh semangat.

Dirinya juga turut mengapresiasi kegiatan Football For Peace. “Saya juga berharap pelaksanaan Football for Peace 2023 di Kampung Sepakbola di Negeri Tulehu, dapat turut menjadi spirit dan motivasi untuk kita terus maju terutama melalui prestasi dibidang olahraga dalam hal ini sepakbola”, harap Sangkala.

Kepala BNN Provinsi Maluku Brigjen Rohmad Nursahid yang turut hadir dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa olahraga adalah instrumen penting agar anak-anak muda terus ada dalam kegiatan yang positif, termasuk mencegah untuk generasi muda masuk dalam pergaulan yang salah hingga terpapar narkotika.

“Generasi muda yang senang berolahraga cenderung ke atau yang positif, berprestasi dan tentu saja dengan begitu dapat terhindar dari penyalahgunaan Narkotika termasuk miras yang kita tahu kerap pula menjadi pemicu konflik dan merusak perdamaian di Maluku”, jelas polisi dengan bintang satu di pundak itu.

Hadir pula dalam pembukaan Football for Peace 2023 sejumlah anggota DPRD Kabupaten, tokoh masyarakat, organisasi pemuda, pengamat dan pemerhati sepakbola, serta perwakilan sekolah sepakbola

Event yang direncanakan berlangsung selama sepekan itu, kickoff-nya mempertemukan Garuda FC vs PS Tulehu Putra, serta pertandingan eksebisi dari dua sekolah sepakbola yang ada di Negeri Tulehu. Hari-hari selanjutnya akan dilanjutkan dengan Friendly Match sejumlah tim sepakbola dari Maluku.

Dalam kesempatan pembukaan Football for Peace 2023 yang berlangsung di Lapangan Matawaru ini Beta Sport juga membagikan bingkisan berupa jersey kepada sejumlah Sekolah Sepakbola yang ada di Kampung Sepakbola Negeri Tulehu.

Baca Juga  Tutup Turnamen Bola Voli INAMAC 2021, Berikut Harapan Widya Pratiwi

Reporter: Hasrat Nurlette      
Editor: Faradinda Tuasikal