Disparbud Maluku Gelar Festival Hatta – Sjahrir, Banda Neira: Romantisme Masa lalu dan Kejayaan Masa Depan

0
588

TABAOS.ID,- Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Maluku menggelar Festival Hatta-Sjahrir dan dipusatkan di Kepulauan Banda Naira, Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, dan pelaksanaan  selama dua hari yakni dari tanggal 12 dan 13 Agustus 2021.

Momentum kegiatan berskala nasional ini dilaksanakan dalam balutan tema “Romantisme Masa lalu Kejayaan Masa Depan. 

“Tujuan utama dari pelaksanaan adalah untuk mengenang dua tokoh nasional Indonesia yaitu, Mohammad Hatta dan Sutan Sjahrir,” ungkap Wakil Rektor 3, Universitas Pattimura, DR. Jusuf Madubun kepada tabaos.id, Kamis (12/08)

Menurut Madubun, sesuai catatan sejarah, kedua toloh nasional ini pernah diasingkan di pulau Banda Naira selama 6 tahun sejak tahun 1936 – 1942.

Untuk memeriahkan Festival tersebut “ucap Madubun, akan ditampilkan kebudayaan Pulau dalam bentuk seni. Tidak hanya itu, unik dari kegiatan Festival penyelenggara juga menampilkan budaya dan seni  Minangkabau.

“Alasan mempresentasikan budaya kedua daerah ini untuk menghormati kedua tokoh nasional yakni Bung Hatta dan Bung Sjahrir,” ulasnya.

Selain pergelaran dan presentasi budaya kesenian. Kegiatan ini juga diawali dengan Seminar Nasional, Pameran Edukatif dan UMKM, Lomba Rakyat, City Tour, Pergelaran Seni dan Budaya. 

“Tentunya output dari kegiatan Festival yakni mengembalikan eksistensi sejarah tokoh Bung Hatta dan Bung Sjahrir, bersinergi mengembangkan pariwisata Indonesia khususnya Provinsi Maluku dan Provinsi Sumatera Barat , termasuk sebagai ajang promosi untuk memperkenalkan keindahan budaya Pulau Banda kepada dunia luar.

Menyinggung terkait kondisi pandemi Covid-19, Madubun menyampaikan, seluruh rangkaian kegiatan ini dilaksanakan secara offline maupun online (Hybrid) dengan harapan tidak ada cluster penyebaran pandemi covid. 

Untuk diketahui, kegiatan yang diawali dengan Seminar Nasional dibuka secara resmi oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dr. Sandiaga Salahuddin Uno. Namun sebelumnya didahului dengan acara seremoni yakni Laporan PLT Kepala Dinas Pariwisata Maluku Prof. Markus.Pattinama, DEA.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Bupati Maluku Tengah yang diwakili oleh Wakil Bupati Maluku Tengah Marlatu Leleury,SE, Sambutan Gubernur Provinsi Maluku Irjen Pol (Purn) Drs. Murad Ismail, dan Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP. 

Sementara fokus untuk seminar juga menghadirkan Keynote Speaker Prof. Dr. Meutia Hatta, Sitt Rapiah Parvati Syahrir dan  Prof. Dr. Anies R. Baswedan (Gubernur DKI Jakarta) dan narasumber Babe Ridwan Saidi (Sejarawan Nasional), Prof. DR. Mus Huliselan (Sejarawan Maluku), DR. Muhammad Farid. M. Sos (Ketua STP STKIP Hatta-Sjahrir Banda). Seminar ini akan diarahkan atau yang bertindak sebagai moderator adalah Dr. Jusuf Madubun, M.Si.

(T 03)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here