Ini Cerita Gubernur Maluku Saat Pertama Kali Jalani Vaksinasi

0
1070
Foto: Gubernur Maluku Murad Ismail saat menghadiri kegiatan sosialiasi Vaksinasi Sinovac, Selasa (9/02/21).

TABAOS.ID,- Kegiatan sosialisasi Vaksinasi Sinovac yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia dilakukan secara Virtual Zoom pagi tadi, Selasa (09/02/21).

Sosialisasi yang dilakukan bagi Tim penggerak (TP) Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) serta Bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMD) pada wilayah regional 2 yaitu Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Papua dan Maluku diikuti seluruh jajaran Pemerintah Provinsi beserta ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Maluku, Widya Murad Ismail di kediaman Gubernur Maluku.

Murad Ismail selaku Gubernur Maluku turut hadir dalam kegiatan tersebut dan membagikan pengalamannya saat pertama kali menerima vaksin COVID-19 kalah itu di RSUP Leimena Ambon.

“Saya bersama Forkopimda Maluku menjadi orang-orang pertama menjalankan Vaksin di Provinsi Maluku, suntikan pertama pada tanggal 15 Januari dan suntikan kedua pada tanggal 29 Januari hal ini bertujuan untuk memberikan contoh dan meyakinkan masyarakat bahwa vaksin ini aman dan halal,” ungkapnya.

Mantan Komandan Korps Brimob Polri itu menyampaikan, setelah vaksinasi dilakukan selama dua kali, dirinya tetap merasa sehat tanpa adanya efek samping yang dirasakan.

“Setelah di vaksin saya tidak merasakan apa-apa, banyak yang bilang setelah vaksin ada rasa ngantuk yang berlebihan itupun juga tidak saya rasakan, bahkan sampai dengan dua kali suntikan vaksin saya tetap merasa sehat dan saya tetap melaksanakan olahraga secara rutin dan tidak merasakan apa-apa,” terangnya.

Menurutnya, vaksinasi sangat bermanfaat sehingga penting dilaksankan oleh seluruh Masyarakat terkhususnya Warga Maluku.

Gubernur Maluku disela akhir, memberikan apresiasi kepada Kemenkes serta Kemendagri yang dapat menggelar kegiatan sosialisasi vaksinisasi covid-19.

Tak lupa, Ia mengajak Tim penggerak (TP) PKK dan BPMD Maluku agar berperan aktif membantu melakukan sosialisasi kepada keluarga serta Masyarakat sehingga menyadari betapa pentingnya Vaksinasi Sinovac untuk terhindar dari bahaya covid-19.

Baca Juga  Kepala BP2JK Diduga Lakukan Praktek "KKN" Dan Intervensi Tender Proyek

(T-07)